TOP

Belanda Promosikan Pariwisatanya di Indonesia

Holland Alliance mengadakan sales mission South East Asia 2015  yang bertemakan “AYO KE HOLLAND!” di Shangrila Hotel Jakarta pada Senin (9/11/2015). Sales mission ini merupakan rangkaian dari kampanye yang juga diadakan di beberapa negara lain, seperti Brazil, Tiongkok dan Malaysia.

Acara ini dihadiri oleh beberapa peserta yang merupakan mitra dari Holland Alliance yaitu NBTC Holland Marketing, Amsterdam Airport Schipol, Amsterdam Marketing, KLM Royal Dutch Airlines dan juga beberapa perwakilan objek wisata yang beroperasi di Belanda dengan target pasar Indonesia, seperti Henri Willig – Zaanse Schans, Royal Delft, Madurodam, dan Zazare Diamonds.

Holland Sales Mission 2015 diadakan dengan tujuan mempertemukan industri pariwisata Belanda kepada para penjual paket pariwisata Indonesia, dan untuk merangsang perkembangan pariwisata menjadi lebih menarik dan kompetitif agar dapat dipasarkan kepada wisatawan potensial di pasar Indonesia.

novani nugrahani

Para pembicara Sales Mission Holland Alliance 2015 (ki-ka) Jarina Rombouts-Amsterdam Marketing, Alex Dil-Henry Willig Cheese Farm, Qing van Rossum-Royal Delft, Bart Wellink-Zazare Diamonds, Vincenzo Cosentino-Madurodam, Andrew van der Feltz, NBTC Holland Marketing, dan Wilco Sweijen-Amsterdam Airport Schipol.

“Kami selalu memberikan dukungan kepada seluruh pelaku bisnis pariwisata pada kegiatan ini dan mendorong agar para peserta sales mission kali ini untuk dapat mengembangkan pasarnya di Indonesia.”, ujar Andrew van der Feltz selaku Direktur Pengembangan Bisnis dan Operasional dari NBTC Holland Marketing.

Saat ini, Belanda membidik para wisatawan muda professional dengan kelas ekonomi menegah ke atas, yang memiliki hobi berpergian baik untuk bisnis maupun liburan. Menurut survey yang dilakukan oleh NBTC Holland Marketing, terdapat penurunan pada jumlah wisatawan yang berpergian dalam bentuk rombongan atau grup. Dan malah terjadi peningkatan yang signifikan pada wisatawan perorangan atau individu.

“Saat ini target Belanda mencapai 44.000 wisatawan asal Indonesia pada 2015. Sehingga perlu didukung oleh kegiatan promosi yang berlangsung secara kontinu sehingga pangsa pasar tetap terjaga dan sedapat mungkin berkembang untuk mengantisipasi persaingan pemasaran pariwisata dari negara lain” tambah Van der Feltz.