Pesta Kuliner di Hawke’s Bay
Memiliki lebih dari 30 perkebunan anggur yang banyak di antaranya menawarkan restoran untuk bersantap di dalam maupun luar ruang, Hawke’s Bay merupakan salah satu daerah yang paling hangat di Selandia Baru, sehingga cocok bagi turis Indonesia yang terbiasa dengan iklim tropis. Bila berkesempatan berkunjung kemari, datanglah saat F.A.W.C. (Food and Wine Classic) digelar.
Musim panas ini, F.A.W.C. berlangsung pada 6 hingga 15 November 2015 di berbagai kawasan di Hawke’s Bay, mulai dari perkebunan anggur, hotel dan restoran mewah, hingga di salah satu venue di Kota Art Deco Napier. Serunya lagi, untuk memastikan semua turis bisa menikmati sejumlah acara di festival ini, terdapat tarif khusus di bawah 50 dolar New Zealand untuk event tertentu, seperti Street Eats & Beats pada 13 November yang mengajak pengunjung untuk melakukan beer and wine tasting di taman yang dipenuhi meja piknik dan bean bags untuk bersantai serta diiringi musik hidup meriah yang berlangsung hingga malam.
Di sini jugalah para pecinta kuliner bisa bertemu idola kesayangannya, seperti Chef Martin Bosley asal Wellington yang membuka Burger Bar di Advintage Wines selama sehari penuh. Digelar tanggal 7, acara ini cocok bagi turis yang membawa serta keluarganya untuk turut dalam keriuhan peserta yang asyik mencicipi burger klasik buatan Bosley dengan aneka pilihan filling, seperti daging sapi dan ayam, sembari menikmati wine dan champagne.
Tersedia juga kelas memasak oleh berbagai chef ternama, seperti Ray McVinnie yang namanya semakin melambung sejak menjadi juri MasterChef New Zealand. Dalam F.A.W.C! Electrolux Culinary Theatre of Ideas, ia menghadirkan berbagai menu 3-course khas Selandia Baru. Sembari memasak, ia juga memberikan berbagai tips untuk peserta, seperti cara memasak daging yang tepat, atau melemparkan joke ringan untuk memecahkan suasana ketika ia gagal memecahkan telur dan kulit telurnya masuk ke dalam adonan. “Ini adalah dapur saya. Terserah saya mau melakukan apa, karena tak ada hal yang salah bila Anda memasak di dapur Anda sendiri!” Selain Ray McVinnie, chef dan penulis buku kuliner lainnya yang turut memberikan demo memasak antara lain Jennifer Le Comte, Nici Wickes, Eleanor Ozich, dan Paolo Pancotti.
Terlambat mengikuti festival ini? Tak perlu khawatir, Anda bisa mempersiapkan rencana perjalanan ke sini jauh-jauh hari, karena acara ini biasanya digelar pada musim panas dan musim dingin. Untuk informasi lebih lanjut, bisa mengakses www.fawc.co.nz.

