Kopi Indonesia Dipamerkan di Norwegia
Kopi Indonesia kembali menyita perhatian warga Eropa. Kedutaan Besar RI (KBRI Oslo) bekerja sama dengan Yayasan Green Indonesia mempromosikan wisata kopi di pameran wisata terbesar di Norwegia, Reiselivsmessen pada 15-17 Januari 2016.
“Promosi ini bertujuan mengenalkan kebun-kebun kopi yang dikelola dengan lestari dan menghasilkan biji kopi bermutu kepada para penikmat kopi Norwegia,” terang Sekretaris Pertama KBRI Oslo, Hartyo Harkomoyo kepada Antara di London, Kamis (14/1/2016).
Sejumlah paket wisata kopi antara lain tour Coffee Java Lover Package (Jawa Tengah), Yogyakarta Coffee and Heritage Package (DIY), Orangutans, Coffee and The Lake Package (Sumatera), Coffee Lover Adventure Package (Bali) dan East Sumba Tour Package (NTT) akan diperkenalkan pada para pengunjung di anjungan Indonesia. Selain bisa mendapatkan informasi tentang wisata kopi, para pengunjung juga bisa menikmati rasa otentik ragam kopi Indonesia yang disediakan di anjungan ini.
KBRI Oslo juga menggandeng asosiasi pariwisata Norwegia untuk mengadakan presentasi guna memperkenalkan paket-paket tour tersebut kepada para biro perjalanan dan penulis wisata. Duta Besar RI untuk Norwegia di Oslo Yuwono A Putranto mengatakan tema kopi ini diusung berdasarkan komitmen KBRI Oslo dan Green Indonesia terhadap kesejahteraan petani dan pelestarian alam.
“Melalui wisata yang ditawarkan, penikmat kopi diharapkan akan mengerti proses perawatan tanaman kopi, panen biji kopi, hingga disajikan, sehingga terbangun apresiasi kepedulian terhadap tempat asal dan petani kopi,” paparnya.
Kopi-kopi Arabika yang hadir di acara ini yaitu kopi dari Gunung Arjuna (Java Aroma), Arabika Garut (Mahkota Coffee), Arabica Java Preanger (Hikmah Farm) dan Arabica Mandhaeling (Green Indonesia).
Reiselivsmessen adalah pameran wisata tahunan yang dihadiri sekitar 45.000 pengunjung dari negara Skandinavia dan internasional. KBRI Oslo mengikuti pameran sejak 2007 yang dalam tiga tahun terakhir KBRI Oslo mengangkat tema wisata alam, pelestarian lingkungan hidup dan peningkatan kesejahteraan masyarakat kecil setempat.
Sumber: travel.kompas.com