TOP

Lufthansa dan Air China Jalin Kesepakatan Baru

 

Anggota Star Alliance, Lufthansa dan Air China telah menjalin kerjasama dalam penerbangan dan jadwal antara Eropa dan Tiongkok daratan. Kedua maskapai ini sendiri  telah menandatangani kesepakatan pembentukan perusahaan patungan (joint venture).

Melalui pernyataan yang dirilis pada Rabu (21/9), CEO Lufthansa, Carsten Spohr mengatakan bahwa pasar penerbangan Tiongkok adalah salah satu yang paling penting di seluruh dunia.

“Kami ingin keuntungan bersama dari pertumbuhan ini,” jelas Carsten sepertidilansir dari Business Traveller, Rabu (21/9).

Musim panas 2017 akan menjadi awal dimulainya kerjasama antara Lufthansa dan Air China. Lufthansa mengkhususkan diri dalam pengaturan joint venture pada rute ke Asia. Sebelumnya, Lufthansa sudah memiliki kerja sama joint venture dengan ANA dari Jepang dan Singapore Airlines.

Kerjasama ini juga mengindikasikan bahwa Lufthansa ingin memperkuat posisinya di Tiongkok untuk bersaing baik dengan penerbangan Sky Team Alliance dan juga operator penerbangan dari negara kawasan Teluk.

Dalam beberapa bulan terakhir, Lufthansa telah berjuang menghadapi serangkaian demonstrasi baik oleh pilot dan staf kabin. Hal ini telah mempengaruhi pendapatan perusahaan pada semester pertama 2016 dan menunjukkan sedikit penurunan.