Pulau Bangka Ditambang, Bunaken Terancam Rusak
Pulau Bangka di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, menyimpan sejuta potensi yang tak terbantahkan, mulai dari kecantikan bawah lautnya yang diseraki hamparan koral lunak warna-warni hingga lansekap alamnya yang menjadi rumah bagi beragam hewan. Pulau kecil yang tertutup hutan subur yang lokasinya tak jauh dengan Taman Laut Bunaken ini bersama Selat Lembeh, segitiga Bunaken-Lembeh-Bangka memang primadona pariwisata Sulawesi Utara yang mendunia berkat scuba diving. Walau menyimpan 17.500.000 ton bijih besi, sesuai undang-undang, Pulau Bangka sebenarnya masuk ke dalam kategori pulau yang terlalu kecil untuk bisa ada aktivitas penambangan. Dengan jumlah penduduk hanya sekitar 2.600 jiwa dengan luas wilayah 4.800 hektar, Pulau Bangka berpeluang besar menjadi area pertambangan dan terancam merusak ekosistem. Walau pemerintah Sulawesi Utara berdalih untuk menyejahterakan rakyat, nada protes terus dikumandangkan. Komunitas Pecinta Laut di Manado terus berusaha memperjuangkan Pulau Bangka, salah satunya melalui pameran foto keindahan Pulau Bangka bertajuk “Save Bangka” yang digelar di Manado Town Square pada 12 -16 Juni 2013 yang juga dijadikan ajang untuk menggalang petisi dalam menggagalkan aktivitas penambangan.