China Buka Penerbangan Langsung ke Indonesia
Menurut hasil pemungutan suara Beijing People’s Broadcasting 2011, Bali merupakan salah satu dari 10 tujuan wisata dunia terfavorit masyarakat China yang juga menyukai destinasi Australia, Cape Town, Edinburgh, Hawaii, Madrid, Mesir, Air Terjun Niagara, Paris, dan Swiss. Hal ini yang membuat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu secara khusus meminta kepada jajaran pemasaran pariwisata agar fokus pada pasar China. Hasilnya, mulai 15 Januari 2014 maskapai Hainan Airlines resmi membuka jalur penerbangan dari Beijing ke Bali. Pembukaan jalur baru ini otomatis menambah aksesibilitas wisatawan China ke Indonesia, setelah sebelumnya maskapai Xiamen Air telah menghubungkan ibukota Provinsi Fujian, Fuzhou, dengan Jakarta.
Penerbangan Hainan Airlines dari Beijing ke Bali menggunakan pesawat Boeing 767-300 ER yang berkapasitas 223 penumpang dan melayani penerbangan tiga kali dalam seminggu. Tentu saja ini akan mendorong peningkatan target kunjungan wisatawan asal China, yang dari 800.000 orang pada tahun 2013 menjadi 970.000 orang di tahun 2014, atau meningkat 170.000 orang. Umumnya, wisatawan China akan memilih musim liburan musim panjang untuk datang ke Indonesia, seperti Tahun Baru China yang jatuh pada 31 Januari 2014, dengan rata-rata lama tinggal sekitar empat hingga lima hari dengan pengeluaran sekitar 100 hingga 110 dolar AS per hari.