Berlari Melewati Gunung
MesaStila Challenge 2014 yang diadakan untuk keempat kalinya tahun ini menambah tantangan bagi peserta dengan menambahkan kategori lomba sejauh 13K(ilometer) dan 21K, selain juga kategori ultra marathon sejauh 60K dengan melewati empat gunung, yaitu Andong (1.767 meter), Merbabu (3.145 meter), Telomoyo (1.916 meter), dan Gilipetung (1.450 meter). Tercatat 262 peserta MesaStila Challenge tahun ini yang 80 di antaranya mengikuti cabang kategori 60K dengan estimasi tercepatnya dapat diselesaikan dalam 12 jam.
Berat Tapi Indah
Khusus bagi peserta 60K, lomba dimulai dari Stasiun Mayong yang juga merupakan lobi MesaStila pada pukul 22:00 WIB, 11 Oktober 2014. Keesokan paginya pada pukul 07:00, peserta 13K dan 21K memulai lomba dari Stasiun Ambarawa. Untuk ketiga kategori tersebut, garis finish-nya adalah lobi MesaStila. Pesertanya sendiri berasal dari 15 negara, termasuk Singapura, Belanda, Belgia, Australia, Perancis, Jerman, dan Indonesia.
Adalah dua pelari asal Bandung, yaitu Arief Wismoyono dan MW Abdul Reza, yang berhasil memenangkan posisi pertama dan kedua MesaStila Challenge 2014 untuk kategori 60K dengan catatan waktu 12 jam 58 menit dan 13 jam 29 menit. Sedangkan posisi ketiga 60K diraih oleh Crist Paul asal Surabaya dengan waktu 13 jam 48 menit. Prestasi ini luar biasa karena para pemenang belum pernah mengikuti lomba lari sejauh 60K, selain mereka semua sepakat bahwa rute Gunung Andong yang menanjak dan menurun curam di awal telah menguras tenaga mereka. Karena rute ini jugalah sebagian besar peserta kategori 60K gugur dan harus dievakuasi.
Rute MesaStila Challenge 2014 memang cantik karena pemandangan dan treknya pun beragam, mulai dari jalan aspal, rel kereta, jalan berkerikil, jalan tanah, hingga jalan setapak penuh lumpur yang di kanan-kirinya berupa jurang. Kategori 13K putra diraih Prada Andi Pariyitno dengan catatan waktu 1 jam 10 menit, sedangkan kategori 13K putri diraih Nurul Fitriani selama 1 jam 17 menit. Untuk kategori 21K putra, posisi pertama diraih oleh Tribius Tauho selama 1 jam 34 menit dan kategori 21K putri dimenangkan oleh Lailatul selama 2 jam 9 menit.
Tak hanya jumlah peserta MesaStila Challenge 2014 yang bertambah bila dibandingkan tahun lalu, Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Tengah mengharapkan agar lomba lari yang sekaligus menampilkan kecantikan alam Magelang ini dapat menjadi salah satu rangkaian agenda Visit Jawa Tengah di tahun-tahun mendatang.