TOP

Film The Naked Traveler Mencari Pemain

Penantian panjang para pecinta traveling, khususnya penggemar  buku best seller The Naked Traveler (2007) karya travel blogger Trinity, akhirnya terjawab. Film The Naked Traveler yang diadaptasi dari buku perjalanan The Naked Traveler pertama dan kedua akan segera memasuki proses produksi.

Agung Saputra, produser dari Tujuh Bintang Sinema yang pada Sabtu (31/1) lalu resmi diluncurkan di Menara Da Vinci, Jakarta, siap untuk mengadaptasi buku perjalanan yang fenomenal ini menjadi sebuah karya film. “Kami ingin film pertama kami ini tampil indah dan menginspirasi banyak orang, sama seperti buku The Naked Traveler yang sudah menjadi inspirasi banyak pembacanya untuk berani traveling,” jelas Agung. Keputusan ini juga didasarkan pada survei yang dilakukan Tujuh Bintang Sinema tentang film adaptasi buku apa yang paling ditunggu penonton dan hasilnya adalah The Naked Traveler. Inilah yang membuat Agung Saputra akhirnya yakin untuk menjadikan The Naked Traveler sebagai film pertama rumah produksinya.

Trinity sendiri memiliki alasan khusus mengapa bersedia untuk bekerja sama dengan Tujuh Bintang Sinema sebagai rumah produksi yang akan menggarap kisahnya meski beberapa rumah produksi lainnya juga pernah menawarkan hal yang sama. “Agung ternyata sudah membaca semua buku saya dan paham betul isinya,” jelas travel blogger yang sudah menerbitkan 11 buku perjalanan tersebut.

Produksi film berdana 15 milyar rupiah ini sendiri dijadwalkan akan dimulai pada awal April 2015 dengan mengambil lokasi pengambilan gambar di Jakarta, Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat. Sementara untuk lokasi di luar negeri, tim produksi sudah menjadwalkan Maladewa dan Filipina. Untuk saat ini, tim produksi belum menentukan siapa yang akan membintagi dan menyutradarai film ini karena masih pada tahap seleksi dan belum semua skenarionya terselesaikan.

Penulis skenario, Piu Syarif, menjelaskan bahwa film ini akan mengangkat kisah hidup Trinity yang diambil dari kisah-kisah perjalanannya. Buku The Naked Traveler diakuinya merupakan cerita yang random dan tidak mudah untuk mengadaptasikannya ke dalam bentuk skenario. “Inilah tantangannya. Dari kisah-kisah yang random ini akan kita ambil benang merahnya,” ungkap Piu.

Nantinya, Tujuh Bintang Sinema juga akan menyiapkan rencana film berikutnya. “Kalau film ini berhasil, perjalanan Trinity satu tahun keliling dunia juga akan kami kisahkan di film berikutnya,” tambah Agung Saputra.