Pemerintah Akan Kembangkan Wisata Kepulauan Riau
Demi kembangkan pariwisata di ujung barat Indonesia, pemerintah akan mengucurkan dana sebesar Rp 100 miliar untuk mengembangkan pariwisata di Kepulauan Riau. Hal ini juga terkai dengan target pemerintah meraup kunjungan wisatawan hingga 2,5 juta orang ke Kepulauan Riau (Kepri) pada 2015.
Pemerintah Provinsi Kepri sendiri belum memutuskan akan ke mana saja dana itu nanti dialokasikan. Kemungkinan besar akan dialirkan ke Bintan dan Batam yang selama ini mendapat kunjungan wisatawan terbanyak di Provinsi Kepri.
Pada 2014, Batam sudah mendapat kunjugnan sebanyak 1,4 juta turis asing dan Pulau Bintan sebanyak 200.000 orang. Tahun ini, pemerintah menargetkan 2,5 juta kunjungan, naik 300.000 wisatawan dibanding tahun lalu.
Bintan dan Batam merupakan pintu masuk utama para pelancong asing ke Provinsi Kepri. Bahkan, Batam menduduki peringkat tiga dalam daftar pintu masuk pelancong asing secara nasional. Warga Singapura dan Malaysia hingga kini masih mendominasi wisatawan asing yang datang ke Batam dan Bintan.
Kini, selain Singapura dan Malaysia, wisatawan Tiongkok pun sudah mulai tertarik untuk datang ke Provinsi Kepri yang mengandalkan wisata alam, budaya, sejarah, olahraga, dan kuliner. Pariwisata alam yang terutama berbasis pada wisata maritim dan tersebar di tujuh kabupaten. Mulai dari memancing sampai menyelam bisa dilakukan di banyak tempat di Provinsi Kepri termasuk di Anambas yang kini sedang naik daun.
Selain itu, wisata olah raga terutama golf, sepeda, perahu layar, dan dayung juga tersedia. Untuk golf sering juga diadakan turnamen setiap tahunnya yang diikuti oleh peserta dalam dan luar negeri.