TOP

Semarak Cap Go Meh di Bogor

IMG_5248Bertepatan dengan perayaan Cap Go Meh, Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana secara resmi membuka Cap Go Meh Bogor Street Festival 2015 yang dilaksanakan di Vihara Dhanagun atau Klenteng Hok Tek Bio, Jalan Suryakancana pada 5 Maret 2015. Presiden juga didampingi oleh Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher), dan Walikota Bogor Bima Arya.

“Ini perayaan Cap Go Meh. Dalam pesta rakyat ini kita lihat dapat sendiri memberikan kegembiraan kepada masyarakat. Memberikan tontonan kepada masyarakat tentang macam-macam budaya yang kita punyai,” ujar Joko Widodo.

Cap Go Meh Bogor Street Festival 2015 ini diikuti 10.000 pengisi acara dari 81 komunitas. Dimeriahkan dengan 12 mobil shio, 20 joli, 25 liong, dan 50 barongsai. Selain itu ada juga bebegig sawah, wayang hihid, tarian jalanan, sepeda, boboko logor, marching band, pasukan pengibar bendera, reog ponorogo, ogoh-ogoh, parade kostum, karnaval, dan lengseran. Rute festivalnya Jalan Suryakancana, Jalan Sukasari, Jalan Pajajaran,  dan Jalan Otto Iskandar Dinata dengan delapan titik panggung yang salah satunya berada di depan The 101 Bogor.

“Cap Go Meh adalah peristiwa budaya yang menyatukan semua agama dan etnik. Cap Go Meh di Bogor merupakan proyek pluralisme paling aktif dan terbesar. Acara tahunan ini telah diselenggarakan sejak 15 tahun yang lalu,” kata Bima Arya. Sementara itu, Ahmad Heryawan mengungkapkan rasa hormatnya kepada ribuan warga Bogor yang rela berdesakan demi memeriahkan acara ini.

Cap Go Meh sendiri merupakan hari terakhir dari masa perayaan Tahun Baru Imlek bagi masyarakat Tionghoa yang biasa di gelar 15 hari setelah Imlek. Kegiatan ini menjadi ajang pemersatu masyarakat Bogor yang majemuk. Sudah sejak 100 tahun lalu Bogor telah merayakan Cap Go Meh dengan berbagai pertunjukkan seni dan prosesi kebudayaan.