TOP

Sehari Jadi Indiana Jones di Makam Firaun

Sosok Indiana Jones membangkitkan semangat bertualang menyusuri situs-situs arkeologi dan sejarah di seluruh dunia. Walau saat ini pejalan belum dapat bergerak bebas menyambangi destinasi-destinasi eksotis, namun tersedia pilihan untuk melakoni perjalanan ke berbagai museum, galeri seni, destinasi alam, gedung pertunjukan di seluruh dunia secara virtual.

Pemerintah Mesir juga tak mau ketinggalan dalam menghadirkan nuansa kebudayaan Mesir Kuno melalui program Egypt From Home, yang berisi serangkaian tur virtual, termasuk menyusuri makam Firaun Ramses VI. Makam yang berasal dari Dinasti Twentieth (sekitar 1189 hingga 1077 SM) ini ditemukan pertama kali pada 1989, yang awalnya dibangun untuk Firaun Ramses V, namun tidak ada catatan pasti apakah ia dimakamkan di situ atau tidak.

Pondok-pondok para pekerja yang mendirikan makam ini dibangun di atas tangga yang mengarah ke makam Raja Tutankhamun. Dengan kata lain, jika makam Firaun Ramses VI tidak ditemukan, maka kuburan Raja Tutankhamun pun tidak akan menjadi salah satu penemuan arkeologi terpenting dalam sejarah.

Melalui tur virtual, pejalan di rumah dapat melihat sekilas dekorasi, lukisan, dan tulisan yang terpelihara dengan sempurna, termasuk teks pemakaman yang membantu perjalanan raja ke alam baka. Eksplor makam hingga ke bagian langit-langitnya yang didesain menakjubkan, yang memamerkan nuansa langit malam melalui lukisan untuk menghormati Nut, dewi langit. Dewi Nut dikisahkan menelan dewa matahari, Ra, untuk digantikan Thoth setiap malam dan melahirkan Ra tiap pagi. Nut sering dikaitkan dengan peti mati dan sarkofagus karena ia melindungi orang mati sampai mereka terlahir kembali di akhirat.