TOP

Kecantikan Lombardy yang Terusik Virus Corona

Pemerintah Indonesia baru saja mengumumkan larangan masuk bagi pendatang yang berasal dari Iran, Italia, dan Korea Selatan. Secara detil disebutkan bahwa mereka yang datang dari Lombardy, Italia dalam kurun waktu 14 hari terakhir dilarang memasuki Indonesia.

Lombardy atau Lombardia dalam bahasa Italia adalah wilayah besar di utara Italia yang mencakup banyak kota indah dan populer sebagai destinasi wisata. Kawasan ini memiliki akses dari seluruh dunia melalui Bandara Malpensa Milan, yang merupakan bandara internasional.

Kawasan ini menjadi sasaran wisatawan karena tidak hanya memiliki kota besar yang sudah populer, namun juga atraktif dengan kota-kota kecil yang menampilkan lanskap alam dan sejarah yang fantastis. Inilah sederet kota yang biasa dikunjungi wisatawan saat menyambangi Lombardy.

Milan

Pusat fesyen Italia dan dunia, Milan tak hanya modern dengan industri fesyennya tapi juga menjadi museum terbuka bagi banyak bangunan-bangunan bersejarah terbaik di dunia. Kota terbesar kedua di Italia ini menawarkan wisata sejarah dan religi di Duomo, katedral bergaya Gotik yang merupakan gereja ketiga terbesar di Eropa, juga gereja Santa Maria della Grazie yang menyimpan fresko (lukisan di dinding) The Last Supper karya Leonardo Da Vinci.

Brescia

Merupakan kota terbesar kedua di wilayah Lombardy, yang terletak di antara Danau Garda dan Iseo dan dapat diakses menggunakan kereta dari Milan, Cremona, Danau Iseo, maupun Val Camonica. Brescia populer dengan balapan mobil bersejarah, Mille Miglia yang diadakan saat musim semi, juga Festival San Faustino dan Giovita, salah satu festival terbesar yang digelar tiap Februari.

Mantova

Disebut juga Mantua, kota bersejarah ini dikelilingi tiga danau dan ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada 2008 berdasarkan perencanaan dan arsitektur Renaisans dan merupakan bagian dari UNESCO Quadrilateral, distrik kota bersejarah di timur laut Italia. Berada di antara Bologna dan Parma, Mantova memiliki Istana Ducal yang layaknya kota mini dengan lebih dari 500 kamar, juga jajaran lukisan dinding tercantik.

Cremona

Cremona adalah rumah bagi biola Stradivarius buatan tangan yang terkenal dan terdapat juga museum biola. Pusat bersejarah Cremona yang indah dan mudah dikunjungi dengan berjalan kaki adalah menara lonceng di katedral, yang menjadi tempat jam astronomi terbesar di dunia. Kota ini layak dikunjungi dan mudah diakses sebagai perjalanan sehari dari Milan menggunakan kereta sekitar satu jam perjalan, juga menyenangkan untuk menghabiskan satu atau dua malam di sini.

Bergamo

Kota kuno Bergamo begitu memukau karena memancarkan pesona abad pertengahan yang autentik, terutama di area Citta Alta (Upper City) yang ikonik dengan tembok dari abad 16. Berada di kaki bukit Alpen, sekitar 40 kilometer timur laut Milan, kota yang pernah berada di bawah air ini – terbukti dari ditemukan sejumlah fosil yang kini tersimpan di Museum Ilmu Pengetahuan Alam Bergamo – tercatat minim kerusakan akibat Perang Dunia II, sehingga banyak situs arkeologi dan sejarah masih terjaga, salah satunya Gereja Santa Maria Maggiore. Dibangun pada 1137, gereja dengan arsitektur khas Romawi ini dihiasi lukisan Assumption of the VirginNativity dan Esther and Ahasuerus karya Giovanni Paolo Cavagna, pelukis Italia di era Renaissance.