TOP

25 Tip Merencanakan Liburan

Untuk memastikan perjalanan Anda bebas dari hal-hal yang kurang menyenangkan – baik dari kamar hotel yang terlihat cantik di situs resminya namun ternyata jorok dengan fasilitas seadanya, restoran dengan harga makanan yang terlalu mahal, sore yang terbuang akibat terjebak di tourist trap, hingga mesti melewatkan semalaman di kursi tengah pesawat, berikut beberapa tip yang bisa dilakukan saat merencanakan liburan.

1. Baca ulasan pembaca

Situs ulasan, seperti TripAdvisor.com dengan lebih dari 20 juta ulasan untuk akomodasi maupun restoran dan atraksi wisata,  TravelPost.com milik Kayak.com yang mengumpulkan ulasan dari berbagai website, seperti  Citysearch.comYahoo! Travel, dan IgoUgo.com, serta Yelp.com untuk ulasan dari penduduk setempat tentang restoran, pertokoan, dan bisnis lainnya, sangat membantu untuk merencanakan perjalanan. Namun, perhatikan juga bila ada ulasan negatif – apakah akibat sang pengulas yang memang rewel, atau karena apa yang dia alami juga dilalui pengulas lain. Lihat juga ulasan terakhir, karena perubahan terjadi dalam waktu cepat, selain intip juga foto-foto dari para pengguna situs tersebut.

2. Dekati blogger lokal

Tiap kota besar memiliki sejumlah blogger yang terobsesi untuk mengetahui hal-hal baru dan bagus di lingkungannya. Gunakan Google Blog Search untuk mencarinya, namun jangan hanya membaca yang mereka tulis: kontak langsung untuk rekomendasi personal, seperti “Restoran ramah vegetarian favorit Anda di daerah Pantai Indah Kapuk?”

3. Gunakan status di situs jejaring sosial

Situs jejaring sosial, seperti Facebook dan Twitter, tak hanya berguna untuk merencanakan perjalanan sebelum keberangkatan, namun juga saat berada di lokasi. Anda bisa menanyakan hal-hal berikut di status: “Ada yang tahu hotel dengan harga terjangkau di Singapura?” atau “Di mana tempat terbaik untuk mencicipi dessert dan kopi di Bangkok?”.

4. Gunakan kartu kredit khusus wisata

Bila Anda tergolong tipe yang selalu membayar tagihan kartu kredit secara penuh dan tepat waktu, gunakan kartu kredit yang berafilitasi dengan maskapai penerbangan atau hotel favorit. Biasanya bank penerbit kartu tersebut bakal memberikan banyak bonus, seperti airline miles yang bisa ditukar tiket penerbangan gratis atau voucher menginap di hotel.

5. Beli asuransi

Asuransi perjalanan biasanya menawarkan perlindungan terhadap biaya medis tak terduga, kehilangan bagasi, dan penundaan pesawat, sehingga bila ada hal yang mendesak yang membuat Anda mesti membatalkan atau mempersingkat waktu liburan, sebagian biaya perjalanan tersebut bakal ditanggung. Pastikan untuk membeli asuransi dari pihak ketiga, bukan dari perusahaan yang menjual tiket pesiar atau tur Anda, selain pilihlah yang terpercaya dan memiliki reputasi baik dalam menjamin hak-hak nasabah.

6. Jangan mengemas terlalu banyak barang

Buatlah rencana perjalanan, dan tulislah daftar perlengkapan yang dibutuhkan untuk kebutuhan perjalanan tersebut. Pastikan juga untuk hanya membawa satu koper saja. Untuk pakaian, bawa celana atau rok warna netral yang bisa dipadukan dengan berbagai macam atasan. Bila pergi ke tempat dengan cuaca yang lebih dingin, layering lebih baik daripada membawa jaket supertebal yang bakal memenuhi koper; sementara untuk perjalanan musim panas, bawa juga jaket atau sweater tipis. Sepatu pun bawa dua pasang saja, sementara kaos kaki dan barang mungil lainnya bisa dikemas dengan dimasukkan ke dalam sepatu.

7. Bandingkan harga

Situs seperti Kayak.com berguna untuk memilih hari dengan harga tiket termurah. Caranya, klik grafik Fare History di situs tersebut yang menunjukkan harga terendah dan rata-rata di bulan pilihan Anda.

8. Berlangganan e-newsletter

E-newsletter ini berguna untuk mencari tahu promo atau diskon tertentu dari maskapai, hotel, atau operator tur pilihan. Penawaran ini biasanya hanya berlaku dalam waktu singkat, selain di beberapa kasus pun untuk mendapatkan diskon mesti memasukkan kode khusus saat booking – di mana kode tersebut hanya diberikan untuk para pelanggan e-newsletter. 

9. Memesan tempat duduk

Selalu pesan kursi pilihan saat booking tiket pesawat, dan bila situs maskapai atau pemesanan tersebut tidak menyediakan pilihan tersebut, kunjungi terus hingga pilihan itu tersedia. Alternatif lainnya adalah datang sedini mungkin untuk check-in  dan memilih kursi pilihan Anda (biasanya hal ini memungkinkan bila masih banyak kursi kosong). Semakin lama waktu penerbangan, semakin penting untuk memperhatikan pilihan kursi Anda (cari tahu tentang detail kursi pesawat di situs berikut: SeatGuru.comSeatExpert.comFlyerTalk.com). Beberapa maskapai juga membebankan biaya tambahan untuk window seat atau kursi dengan ruang kaki lebih lega, sehingga pertimbangkan kembali apakah kursi tersebut layak didapat atau Anda rela bertahan dalam ketidaknyamanan selama penerbangan.

10. Pilih Boeing 767

Kalau memungkinkan, pilih armada Boeing 767. Pesawat ini memiliki lebih sedikit kursi tengah karena barisan ekonomi berada dalam konfigurasi dua-tiga-dua, bukan tiga-tiga. Berkapasitas 180 sampai 250 kursi, tergantung pada maskapai penerbangan, pesawat ini terutama digunakan untuk penerbangan domestik jarak jauh dan beberapa penerbangan internasional.

11. Bawa perlengkapan Anda sendiri

Bawa travel pillow, selimut tipis yang mudah dikemas atau sweater bila mudah kedinginan, hiburan (PSP, iPod, dan lainnya), serta headphone (lebih baik yang memiliki fitur noise-canceling yang tak hanya membantu meredam suara mesin pesawat, namun juga untuk mendengar musik atau menonton video dari sistem hiburan pesawat). Bawa juga camilan bila mudah lapar.

12. E-Babysitters

Bila membawa serta anak, belilah pemutar DVD portabel sebelum keberangkatan. Harganya terjangkau (sekitar Rp 500.000-an) dan layak dibeli untuk menemani anak selama perjalanan. Pastikan alat tersebut dapat bertahan minimal dua jam, dan isi ulang dulu baterainya sebelum dipakai. Disarankan juga untuk membeli yang harganya termurah, karena anak-anak belum tentu peduli fitur pemutar DVD tersebut dan kemungkinan besar layarnya bakal tergores atau terkena cipratan makanan.

13. Foto barang bawaan 

Bila membawa barang berharga atau ingin memastikan tak ada yang hilang, foto barang bawaan Anda sebelum keberangkatan. Hal ini juga membantu bila Anda kehilangan tas. Selain itu, foto juga tag bagasi maskapai untuk mengetahui informasi routing dari maskapai tersebut sekaligus memastikan tas Anda dilabeli dengan kode bandara tujuan yang benar.

14. Jaga kesehatan selama di pesawat

Agar perjalanan tetap menyenangkan, pastikan untuk selalu menjaga kesehatan, terutama di pesawat ketika banyak bakteri bertebaran. Ingatlah untuk tidak sering-sering menyentuh mata, hidung, dan mulut, terutama bila belum cuci tangan. Setelah cuci tangan pun, kenakan juga hand sanitizer (bawa yang botol ukuran mungil). Hindari dehidrasi dengan banyak minum selama di pesawat. Saat makan, hindari memesan minuman dengan es karena air di pesawat penuh bakteri. Bangun dan berjalanlah sekitar satu jam sekali untuk menghindari pembekuan darah di bagian vena kaki.

15. Bergabung dengan program loyalitas

Bergabunglah dengan program loyalitas di hotel tempat menginap, meski Anda hanya berencana menginap semalam. Kebanyakan merek hotel menyediakan fasilitas ekstra untuk anggotanya. Omni Hotels & Resorts, misalnya, menyediakan sarapan gratis di kamar tiap pagi, selain layanan pressing gratis untuk dua pakaian per hari. Selain itu, bila kebetulan hotel tersebut overbooked, mereka bakal memprioritaskan tamu loyalitas mereka.

16. Negosiasi di tempat menginap

Saat menegosiasikan harga dengan staf hotel, jangan terpaku pada tarif per malam. Pengelola hotel biasanya peduli dengan persentase hunian dan tarif kamar rata-rata, yang berarti sulit untuk menurunkan harga tersebut dari harga standar. Namun, mereka bisa saja menawarkan fasilitas lain, seperti memberikan sarapan gratis bila Anda tidak memesan sebelumnya, atau menyediakan upgrade kamar.

17. Mencari alternatif akomodasi

Tak ada salahnya memilih hotel dan resor modern, namun pilihan akomodasi di suatu tempat biasanya beragam. Beberapa alternatifnya, seperti B&B, rumah liburan, dan rumah di tepi peternakan, bisa menyediakan pengalaman yang lebih unik. Untuk mencarinya, cobalah cek di situs seperti BedandBreakfast.comDudeRanch.orgHomeExchange.comAgritourism.net, dan UHOTW.com, atau Unusual Hotels of the World di mana pilihan penginapannya meliputi lokomotif, mercusuar, penjara tua, dan rumah pohon.

18. Hindari prepay bila masih belum pasti dengan pilihan

Meski memesan lebih awal memungkinkan tamu mendapat diskon besar, yakni mulai 20 persen ke atas, namun Anda mesti membayar kamar tersebut secara penuh di muka, selain penggantian tanggal maupun pembatalan kamar tidak diperbolehkan. Bila masih belum pasti dengan pilihan Anda, pesanlah kamar yang memungkinkan Anda untuk mengubah tanggal atau membatalkannya secara gratis.

19. Tanyakan kondisi properti

Sebelum reservasi, tanyakan kapan properti tersebut dibangun atau terakhir direnovasi, atau bisa juga melihat dari ulasan terakhir tentang hotel tersebut di situs perjalanan. Banyak hotel yang tak direnovasi selama lebih dari lima tahun, sehingga fasilitasnya lebih mirip fasilitas motel ketimbang hotel, sementara di kamar pun bisa saja cat mengelupas, AC tak bekerja dengan baik, atau keran di kamar mandinya berkarat.

20. Waspada kutu! 

Hal pertama yang mesti dilakukan setibanya di kamar adalah tarik seprai tempat tidur dan periksa apakah ada kepinding (bed bug), noda darah, atau serangga lainnya. Hindari pula kebiasaan meletakkan di atas kasur, karena kutu yang berada di kasur hotel bisa saja menempel di tas dan akhirnya terbawa pulang dan menyebar di kasur kamar Anda sendiri. Saat mengemas atau membongkar barang bawaan, letakkan tas di atas perabotan, seperti meja rias atau meja kerja. Selain itu, hindari pula meletakkan pakaian di laci lemari, melainkan biarkan saja di koper atau gantung di lemari.

21. Hindari concierge

Bila ingin bertanya-tanya seputar atraksi wisata terdekat atau rekomendasi tempat makan, hindari staf hotel karena biasanya mereka mendapat komisi bila berhasil membawa tamu ke atraksi atau restoran tertentu. Sebagai gantinya, pergilah ke toko, kafe, restoran, atau galeri setempat, kemudian tanyakan langsung pada sang pemilik atau pengunjung.

22. Pesan tiket kapal pesiar di menit terakhir

Bila dulu penumpang mesti memesan tiket mereka minimal empat bulan sebelumnya, kini semakin banyak industri kapal pesiar yang menyediakan promo di menit terakhir (dan seringkali harganya lebih murah dibanding memesan jauh-jauh hari). Selain itu, semakin banyak pula operator tur yang menawarkannya dengan tujuan yang tak kalah menarik dan fasilitas yang beragam. Orbitz bahkan memiliki laman tersendiri untuk tiket kapal pesiar yang diskon hingga 75 persen bila memesan di menit-menit terakhir.

23. Belanja suvenir

Mencari suvenir yang benar-benar asli buatan lokal kini semakin sulit (kecuali Anda mengunjungi China). Saat bepergian ke luar negeri, hindari tempat-tempat ramai turis, dan carilah barang unik di tempat-tempat seperti supermarket, toko alat tulis, dan sebagainya. Meski produknya tak jauh beda dengan yang ada di kota asal, namun kemasannya unik, selain produk inilah yang benar-benar dipakai penduduk lokal. Di toko alat tulis juga biasanya tersedia banyak pernak-pernik yang cocok untuk oleh-oleh.

24. Pesan tiket atraksi sebelum kedatangan

Cek situs resmi dari atraksi wisata yang ingin dikunjungi untuk mengetahui apakah Anda bisa membeli tiketnya terlebih dahulu. Walau mesti membayar lebih mahal satu-dua dolar, namun ini lebih baik daripada mesti mengantre lama.

25. Maksimalkan ponsel 

  • Sebelum meninggalkan rumah, kirimkan rencana perjalanan ke e-mail ke Anda sendiri, selain juga e-mail konfirmasi dari hotel, atraksi, penyewaan mobil, dan pemesanan lainnya.
  • Gunakan GPS dan aplikasi Google Maps untuk menavigasi jalan.
  • Foto hal-hal penting, seperti karpet yang terbakar di kamar hotel atau penyok di mobil sewaan, agar foto tersebut bisa menjadi bukti bila pihak penyewa meminta Anda mengganti rugi. Foto juga informasi berguna lainnya, seperti rute kereta dan tempat parkir.
  • Cek prakiraan cuaca dengan aplikasi yang bisa diunduh di Google Play Store dan Apple App Store, seperti The Weather Channel yang lebih detail dibanding aplikasi bawaan di ponsel Android atau iPhone.
  • Fungsi jam pada ponsel memungkinkan Anda untuk mengecek waktu di zona yang berbeda, selain alarmnya pun jauh lebih bisa diandalkan dibanding wake-up call dari hotel.
  • Unduh sejumlah aplikasi penting lainnya, seperti panduan wisata, peta kereta, ulasan restoran, dan frase penting di negara tujuan.
  • Unduh pula games, terutama yang tidak perlu menggunakan Internet, kalau-kalau Anda sudah bosan dengan buku bawaan.