Antre Panjang Demi Cruffin
Siapa sangka warga kosmopolitan San Fransisco rela mengantre panjang untuk sebuah muffin? Adalah Mr. Holmes Bakehouse di Larkin Street yang berhasil membuat penduduk setempat mengantre selama 90 menit pukul tujuh pagi demi menikmati cruffin, perpaduan croissant dan muffin. Sejak dikenalkan pada November 2014, permintaan untuk cruffin sangat tinggi, sehingga Mr. Holmes Bakehouse membatasi penjualannya sebanyak dua potong setiap orang, agar setiap orang memiliki kesempatan untuk mencobanya.
Tersaji dalam bentuk muffin dengan lapisan renyah yang memiliki tekstur seperti croissant, cruffin merupakan hasil adaptasi dari pastry Perancis klasik, yang membutuhkan kerja keras dalam proses pembuatannya. Mr. Holmes Bakehouse menawarkan rasa yang berbeda setiap harinya, mulai dari s’mores, strawberry milkshake, peppermint, atau caramel cream. Pengunjung akan selalu dikejutkan setiap harinya.
Ry Stephen, pemilik dan pastry chef dari Mr. Holmes Bakehouse, sempat magang di tanah kelahirannya di Melbourne, sebelum akhirnya pindah dan memulai bisnis di San Fransisco. Selain cruffin, Ry Stephen juga menjual aneka donat. Dengan menghabiskan banyak waktu untuk bereksperimen dengan masakannya, Stephen berani mengklaim bahwa tak ada donat seunik bikinannya. Dia memasukan beragam rasa, seperti vanilla cheesecake, passion fruit curd, caramelized banana, dan strawberry cream.
Mr. Holmes Bakehouse juga menawarkan biskuit lezat yang terbuat dari karamel, cokelat, dan biji cokelat yang dihancurkan, selain juga terdapat California croissant yang berisikan salmon asap, acar jahe, dan wasabi yang disajikan dengan satu bungkus kecap asin.
Interior Unik
Karena bukan terletak di area yang menjadi tujuan wisata, toko ini berusaha untuk menarik minat masyarakat setempat. Aron Tzimas, desainer dan salah satu pemilik Mr. Holmes Bakehouse, bertanggung jawab untuk desain toko, mulai dari papan neon pink bertuliskan “I Got Baked in San Fransisco” yang menjadi ikon foto wajib di Instagram, sampai kotak elegan yang diberikan bagi pelanggan yang memesan untuk dibawa pulang.
Mengaku terinspirasi dari desain spesial yang dimiliki di Mendl’s Bakery, dari film The Grand Budapest Hotel karya Wes Anderson, Tzimas ingin agar kotak dari Mr. Holmes Bakehouse bukan hanya sekedar kotak pembungkus makanan, tetapi menjadi suvenir yang dikoleksi dan dipajang di rumah pelanggan.
Foto: foxnews.com