Boeing 747 Qantas Masuk Museum
Maskapai penerbangan Qantas akan menyumbangkan sebuah pesawat Boeing 747-400 armadanya kepada Historical Aircraft Restoration Society (HARS). Pesawat penumpang berbadan lebar dengan empat mesin jet yang telah sukses menjadi ikon dunia penerbangan komersial modern tersebut nantinya akan dipamerkan untuk publik di Bandara Regional Illawarra, sebuah wilayah di dekat kota Sydney. Boeing 747 selama ini juga akrab dikenal dengan sebutan Jumbo Jet, mengacu pada ukurannya yang besar dan sukses menampung penumpang dalam dua dek di kabin untuk pertama kalinya dalam sejarah pesawat jet komersil.
Pesawat tersebut dibuat pada tahun 1989 dengan nomor registrasi VH-OJA (MSN 24354). Rencananya, serah terima kepada pihak HARS akan dilangsungkan pada 15 Maret 2015 mendatang. Pesawat ini juga dilengkapi oleh empat mesin Rolls-Royce dan pernah mencetak rekor pengiriman pesawat dengan durasi terbang 20 jam 9 menit 5 detik, dari London menuju Sydney dengan penerbangan nonstop.
“Rekor pesawat Boeing ini merupakan pencapaian aspek teknis dan juga simbolik akan apa yang dapat dicapai oleh pesawat generasi baru, dan semangat itu tetap menjadi penggerak kita hingga hari ini,” ujar CEO Qantas, Alan Joy.
HARS sendiri merupakan museum aviasi dengan koleksi pesawat terbesar di Australia, baik yang masih dapat terbang maupun yang sudah tidak aktif lagi. HARS mengoleksi berbagai jenis pesawat seperti Lockheed Super Constellation, pesawat Perang Dunia Ke II, PBY Catalina dan Douglas DC-3. Sebelumnya, Qantas juga pernah menyumbangkan sebuah Boeing 747-200 armadanya kepada Qantas Founders Museum di Longreach, Queensland.