China Kuasai Pariwisata Global
Situs perjalanan terbesar di dunia, TripAdvisor dan The Boston Consulting Group (BCG), firma konsultan manajemen global, bersama-sama menerbitkan laporan baru mengenai industri perjalanan dan pariwisata. Diungkapkan di dalamnya bahwa sebelum 2013, wisatawan China akan memegang porsi besar pertumbuhan lalu lintas global.
Dalam laporan berjudul Winning the Next Billion Asian Travellers-Starting with China terungkap bahwa sebelum 2030, lebih dari 50 persen pertumbuhan lalu lintas dunia berasal dari Asia Pasifik dan 49 persen lainnya merupakan penumpang lalu lintas global dari wilayah Asia Pasifik atau di antara wilayah tersebut, serta daerah lain di dunia. Wisatawan dari China diperkirakan akan memegang porsi besar dari pertumbuhan ini. Dalam waktu yang sama, China kemungkinan besar akan melampaui Amerika Serikat sebagai pasar perjalanan domestik terbesar di dunia. Pasar wisata outbound (liburan ke luar negeri) China akan memiliki pertumbuhan tercepat dengan belanja perjalanan dan wisata naik sebesar 15 persen setiap tahunnya pada rentang saat ini hingga 2030.
Secara khusus, sebelum 2030, wisatawan urban China akan melakukan 1,7 miliar perjalanan domestik dan outbound setiap tahunnya. Dari 500 juta wisatawan saat ini, mereka menghabiskan 1,8 triliun dolar AS untuk melakukan perjalanan dan aktivitas wisata. Angka ini hampir tujuh kali lebih besar dari belanja mereka saat ini.
Sedangkan menurut informasi dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, China adalah pasar perjalanan inbound dengan pertumbuhan tercepat sepanjang 2013. Dari 8,7 juta wisatawan asing yang mengunjungi Indonesia pada 2013, 800.000 datang dari China. Tahun 2014, pemerintah mengestimasi bahwa 9,2 juta wisatawan asing akan datang ke Indonesia, termasuk 970.000 wisatawan China dengan peningkatan sebesar 21,25 persen.