TOP

Garuda Indonesia Diharapkan Terbang ke Swiss

Wakil Presiden Swiss H.E. Doris Leuthard beserta delegasinya merasa terkesan dengan pertumbuhan yang diraih Garuda Indonesia, bahkan berharap maskapai nasional Indonesia tersebut bisa membuka penerbangan ke Jenewa, sehingga bisa meningkatkan kerjasama ekonomi dan pariwisata kedua negara.

Hal tersebut dikemukakan oleh Doris Leuthard saat berkunjung ke kantor pusat Garuda Indonesia di Cengkareng, Jumat (1/4), dan diterima oleh Direktur Teknik garuda Indonesia Iwan Joeniarto dan Direktur Utama GMF Aeroasia Juliandra Nurtjahjo bersama pimpinan Garuda Indonesia Group lainnya.

Kunjungan resmi dari Wakil Presiden Swiss yang juga merupakan Swiss Minister of Environment, Transport, Energy and Communications (DETEC), H.E. Doris Leuthard, merupakan bagian dari rangkaian kunjungan diplomasi di Indonesia, setelah sebelumnya bertemu Menteri Perhubungan Republik Indonesia.

foto: garuda-indonesia.com

foto: garuda-indonesia.com

Dalam sambutannya, Wakil Presiden Swiss, yang didampingi Duta Besar Swiss untuk Indonesia H.E. Yvonne Baumann, menyampaikan kegembiraan bisa melihat fasilitas yang dimiliki Garuda Indonesia Group dan berharap kerjasama yang sudah ada bisa terus ditingkatkan dan berlanjut di masa mendatang.

“Pertemuan pada hari ini sungguh memberikan wawasan yang baru kepada kami mengenai bentuk sinergi yang sangat positif antara Garuda Indonesia dan GMF – selaku anak usahanya. Melihat potensi yang dimiliki masing-masing perusahaan, kami meyakini bahwa sinergi antara Garuda Indonesia dan GMF merupakan potensi dan kekuatan yang besar yang dimiliki Indonesia dalam menghadapi persaingan di dunia penerbangan global” tambah Mrs. Leuthard.

Sementara itu, Direktur Teknik dan Teknologi Informasi Garuda Indonesia Iwan Joeniarto menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan Pemerintah Swiss untuk berkunjung ke Garuda Indonesia dan memaparkan pertumbuhan dan prestasi yang diraih hingga mencapai predikat sebagai “5-Star Airline”.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama GMF Juliandra Nurtjahjo juga menegaskan bahwa kunjungan Wakil Presiden Swiss merupakan kesempatan yang sangat baik dan berharga yang diperoleh GMF sejalan dengan target perusahaan untuk menjadi “Top 10 MRO in the World” tahun 2020.

Menteri Perhubungan RI Ignasius Jonan mengatakan bahwa meskipun saat ini belum ada maskapai Indonesia yang terbang ke Swiss, namun perjanjian tersebut merupakan langkah awal untuk membuka peluang di masa mendatang bagi maskapai Indonesia yang akan terbang ke Swiss.

 

Sumber: garuda-indonesia.com