Hentikan Perburuan Gajah
Sejak 2006, perburuan gajah meningkat hingga titik tertinggi dalam beberapa dekade terakhir. Setiap hari hampir 100 gajah di Afrika dibunuh untuk diambil gadingnya. Dengan kondisi ini, beberapa penggerak konservasi memperkirakan gajah akan dinyatakan punah dalam waktu kurang dari dua dekade.
Oleh karena itu, Nadya Hutagalung selaku WWF Elephant Warrior, Duta Global Earth Hour, dan tuan rumah acara Asia’s Next Top Model, bersama ahli gajah Dr Tammie Matson, bergabung dalam kampanye Let Elephants Be Elephants (LEBE), sebuah aksi nyata dalam meningkatkan kesadaran tentang populasi gajah di Afrika yang semakin menurun dan bertambahnya permintaan gading di Asia. “Setiap ada gading yang dijual, pasti ada gajah yang mati! Di Kenya, untuk mendapatkan gading, tidak hanya gajah yang dibunuh, tapi setiap penjaga taman nasional yang menghalangi kegiatan ilegal ini juga akan dibunuh. Sementara, pembeli gading gajah terbesar berasal dari Asia karena dianggap simbol keberuntungan dan permintaannya mencapai 70 persen dari seluruh dunia. Dengan ini kami berusaha menyadarkan masyarakat bahwa praktek perdagangan gading ini merupakan mata rantai yang penuh kekejaman,” ujar Nadya Hutagalung.
Kampanye LEBE memulai debutnya dengan penayangan film dokumenter berdurasi 30 menit dalam rangkaian perayaan Hari Bumi pada 22 April 2014 di saluran televisi berbayar National Geographic dan akan ditayangkan sepanjang April hingga Mei di regional Asia. Semua orang dapat turut berpartisipasi Kampanye LEBE dengan sadar akan tindakan ilegal perburuan gajah dan berpartisipasi menghentikan permintaan gading gajah melalui penandatanganan petisi di situs www.letelephantsbeelephants.org.