Hingga April 2021, Japan Airlines Kurangi Frekuensi Penerbangan ke Sydney dan Honolulu
Japan Airlines (JAL) mengurangi frekuensi penerbangannya mulai 1 Febuari hingga 15 April 2021. Lebih lanjut, pihak maskapai mengatakan akan terus meninjau pembatasan yang tengah berlangsung di sejumlah destinasi dan memperbarui jaringan penerbangan internasionalnya untuk memastikan pelancong dapat terbang dengan aman dan nyaman.
Untuk penerbangan ke Sydney mulai 1 hingga 14 Februari, JAL akan mengoperasikan dua penerbangan pulang pergi setiap minggunya yang berangkat dari Bandara Haneda. Untuk memenuhi batasan perjalanan yang ditetapkan oleh pemerintah Australia, jadwal penerbangan untuk paruh kedua Februari akan diumumkan di kemudian hari. Sementara itu, penerbangan Melbourne tetap ditangguhkan.
Penerbangan JL51 berangkat dari Tokyo pukul 19:10 dan tiba di Sydney pukul 07:00 keesokan paginya. Sementara penerbangan JL52 berangkat dari Sydney pukul 11:15 dan tiba di Tokyo pukul 19:15.
JAL tak hanya menangguhkan penerbangan ke Melbourne. Penerbangan ke Korea Selatan, baik Seoul (Gimpo) maupun Busan, juga ditunda sementara hingga Maret 2021.

Untuk rute ke Honolulu, JAL akan mengoperasikan satu penerbangan pulang pergi tiap minggunya mulai 21 Maret hingga 15 April dengan jadwal sebagai berikut.
Selama Maret, penerbangan tersebut berangkat dari Bandara Haneda pukul 21:00 dan tiba pukul 09:05. Sementara penerbangan sebaliknya berangkat pukul 12:35 dan tiba pukul 16:50 keesokan harinya.
Di bulan April, penerbangan tersebut berangkat dari Bandara Haneda pukul 21:00 dan tiba pukul 09:20. Sementara penerbangan sebaliknya berangkat pukul 12:10 dan tiba pukul 16:50 keesokan harinya.
Sementara itu, layanan penerbangan ke kawasan lainnya di Hawaii, yakni Kona dan Guam, akan tetap ditangguhkan untuk sementara waktu.
Pembatasan perjalanan tetap tidak berubah untuk penerbangan antara Hawaii dan Jepang. Saat ini, pelancong harus melakukan karantina selama 10 hari setelah memasuki Hawaii. Selain itu, pelancong harus menyerahkan hasil tes Covid-19 negatif dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan.