TOP

Kementerian Pariwisata Sepakati Kerjasama Pariwisata dengan Emirates

Maskapai Emirates dan Kementerian Pariwasata (Kemenpar) menyetujui untuk melakukan kerjasama dalam bidang promosi. Setelah melalui negosiasi, akhirnya kedua pihak saling menemukan benefitnya pada setiap materi promosi di wilayah Timur Tengah.

“Saat ini direct flight Emirates ke Indonesia masih minim, baru enam kali Dubai – Denpasar, dan 14 kali ke Jakarta. Rupanya, manajemen Emirates juga sama-sama agresif dengan Kemenpar dalam membidik pasar potensial, karena itu mereka pun langsung oke,” jelas Menteri Pariwisata Arief Yahya, melalui keterangan persnya sesuai yang dikutip indo-aviation.com.

Menurutnya, misi pertama terkait destinasi dan menembus masalah aksesibilitas dan connectivity, sudah terlewati. Tinggal follow-up dan menunggu planning dari Emirates. Emirates sendiri adalah maskapai penerbangan yang berpusat di Bandara Internasional Dubai. Maskapai ini mengalami perkembangan pesat sekitar tahun 2000-an di saat maskapai lain berjuang untuk bertahan dari kebangkrutan.

Emirates sekarang melayani berbagai tujuan di Timur Tengah, Timur Jauh, India, Afrika, Eropa, dan Amerika Utara. Maskapai dengan tagline “Keep Discovering” itu sendiri didirikan Mei 1985 oleh Pemerintah Dubai dan beroperasi sejak 25 Oktober 1985.

“ATM (Arabian Travel Market) Dubai 2016 ini dijadikan momentum istimewa untuk mempromosikan Halal Tourism, Halal Destination, atau dalam istilah UEA disebut Family Friendly Tourism. Tahun 2015 Lombok memperoleh penghargaan sebagai World Best Halal Destination dan World Best Honeymoon. Ini kesempatan untuk memperkenalkan Lombok lebih agresif,” tegas Arief Yahya.

 

 

Sumber: indo-aviation.com