Mengemas Seni di We The Fest 2016
Tampil lebih meriah dari tahun sebelumnya, festival seni bergaya urban, We The Fest (WTF) kembali meramaikan Jakarta. Festival musik dan kolaborasi seni kreatif ini memang sudah ditunggu-tunggu oleh banyak anak muda di Jakarta dan sekitarnya. Ismaya Group sebagai penyelenggara acara sengaja membuat festival kali ini menjadi dua hari karena antusias penonton yang tinggi tahun lalu. Sederet musisi lokal dan internasional pun menghiasi line-up pertunjukan. Naif, Sheila on 7, Barasuara dan Silampukau tampil tak kalah memukau dengan barisan musisi internasional, seperti Dream Koala, Breakbot, dan The Temper Trap.
Pemanasan di Hari Pertama
Sejak tengah hari, kawasan Gelora Bung Karno mulai dipadati anak-anak muda dengan dandanan trendi yang menuju area Parkir Timur Senayan. Beberapa penampil mulai meramaikan kawasan festival mulai pukul 14:00. Matter Halo yang mengawali pentas di panggung utama, WTF! Stage menarik perhatian pengunjung yang mulai memenuhi area. Selain menikmati musik, para pengunjung juga dimanjakan dengan beberapa fasilitas unik, seperti Art Village yang menggelar karya-karya seni kreatif, Eats and Beats yang menghadirkan beberapa outlet pilihan, dan tempat penjualan merchandise.
Tiga buah panggung – yang masing-masing punya nama menarik: WTF! Stage, Another Stage, dan This Stage is B.A.N.A.N.A – secara bergiliran menampilkan musisi-musisi favorit. Penampilan Silampukau di Another Stage berhasil mengumpulkan penggemar saat hari mejelang sore sebelum Adhitia Sofyan dengan lagu-lagu syahdunya menghibur penonton. Sayangnya, hujan mulai turun saat Adhitia Sofyan tengah pentas. Meski tidak mempengaruhi musisi lain untuk tampil, namun Another Stage yang berkonsep panggung terbuka terpaksa membatalkan beberapa pertunjukannya.
Hujan di Hari Kedua
Diguyur hujan sejak siang, pengunjung WTF ternyata tidak surut. Penampilan Barasuara di WTF! Stage sukses meramaikan festival ini di awal hari kedua. Sayangnya, hujan kembali mengguyur saat Naif tampil setelah Barasuara. Meski hujan turun semakin deras, namun semangat penonton tidak surut, terlebih karena panitia cukup sigap dengan membagikan jas hujan secara gratis di sepanjang area festival.
Penampilan beberapa musisi pun tak terganggu. Breakbot yang yang tampil di WTF! Stage harus melawan derasnya hujan dan penonton pun bergoyang sambil mengenakan jas hujan dan tanah yang berubah menjadi lumpur. Penampilan The Temper Trap yang ditunggu-tunggu penonton juga berlangsung dalam derasnya hujan. Sepanjang kurang lebih satu jam, mulai dari sekitar pukul 20.30 WIB, band rock asal Australia itu menyajikan musik-musik mereka. Termasuk yang berasal dari album terbarunya, ‘Thick As Thieves’ yang rilis Juni kemarin.













