Promosi Papua dan Sumatera Barat di Jepang
Memperkenalkan budaya Indonesia di Jepang, kali ini Papua Week dan Minangkabau Week hadir di ruang pameran ASEAN-Japan Centre (AJC), Tokyo. Acara tersebut digelar selama dua bulan berturut-turut, yaitu pada 11-14 Juni dan 6-10 Juli 2015. Acaranya sendiri dibuka oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Dr. Yusron Ihsa Mahendra dan Acting Secretary General AJC, Dananjaya Axioma.
AJC dan KBRI Tokyo mendukung upaya promosi pariwisata Indonesia di Jepang dengan mengambil momentum menjelang libur panjang musim panas di negeri itu. Hadirnya perwakilan budaya dari bagian barat dan timur Indonesia ini diharapkan dapat menarik perhatian masyarakat Jepang untuk berwisata ke Indonesia. Terlebih upaya promosi itu juga dapat memberikan alternatif tentang destinasi wisata Indonesia lain di luar Bali yang sudah sangat terkenal di Jepang sebelumnya.
Papua Week menghadirkan tema “To the Heart of the Bird of Paradise Land” melibatkan Pemda Biak dan Pemda Jayawijaya. Acaranya sendiri menampilkan beberapa kegiatan seperti mini fashion exhibition karya desainer Merdi Sihombing yang terkenal dengan Noken fashion dan melibatkan peragawati-peragawati Jepang dari Kanon Models. Ada juga cultural performance dengan menampilkan Biak Music and Dance serta Biak Woodcarving Workshop.
Melengkapi acara ada juga Dani Tribe Talks oleh Evi Aryati Arbay dan Seminar Pariwisata oleh Biak Tourism Promotion Board dan presentasi destinasi Wisata Papua oleh Kanon Ltd. Pengunjung juga diajak untuk dapat berfoto dengan pakaian tradisional Papua bersama suku asli Dani dengan latar panorama indah Papua. Pengunjung juga dapat menikmati hidangan kopi Papua untuk lebih memperkenalkan kekayaan kopi Indonesia di Jepang yang selama ini didominasi kopi Toraja.
Pameran Minangkabau
Sementara itu, Minangkabau Week hadir dengan mengusung tema, “Minangkabau: Discovering the World’s Largest Matrilineal Society of Sumatra”. Pada Minangkabau Week akan diisi pertunjukan kolaborasi Minang-Jepang dan seminar tentang Minangkabau dari para pakar Jepang dan Indonesia.
Acting Secretary General AJC, Dananjaya Axioma mengutarakan bahwa dua event Indonesia dalam dua bulan berturut-turut ini juga merupakan kesempatan baik untuk memperkenalkan keanekaragaman budaya dan pesona wisata Indonesia secara lebih utuh kepada masyarakat Jepang yang cenderung homogen. Apalagi dua event tersebut mewakili Indonesia Timur dan Indonesia Barat yang kontras.
Ricky Suhendar, Koordinator fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Tokyo menyambut baik upaya promosi Indonesia di ASEAN-Japan Centre. Menurutnya KBRI senantiasa mendukung setiap prakarsa mandiri dalam melakukan promosi Indonesia di Jepang baik yang diusung institusi pemerintah maupun inisiatif yang datang dari masyarakat.
Sumber: indonesia.travel