TOP

Qantas Terbang Non-Stop dari Perth ke London

Qantas akan meresmikan layanan penerbangan non-stop dari Perth ke London menggunakan armada 787-9 Dreamliner. Penerbangan berjarak 14.498 kilometer ini akan menjadi layanan penerbangan komersial pertama yang menghubungkan langsung Australia dan Eropa, mulai Maret 2018 mendatang.

Qantas Group CEO, Alan Joyce mengatakan bahwa penerbangan pengukir-sejarah ini akan mengubah industri perjalanan, pariwisata, dan perdagangan.

“Ketika Qantas memperkenalkan Rute Kanguru (the Kangaroo Route) dari Sydney ke London pertama kali di 1947, perjalanannya menghabiskan empat hari serta ada sembilan pemberhentian. Kini, ada penerbangan non-stop dari Perth yang hanya berdurasi 17 jam,” jelas Alan.

Alan Joyce menerangkan bahwa kenyamanan pelanggan dalam penerbangan 17-jam menjadi perhatian utama.

“Saat kami merancang interior armada-armada 787, kami ingin memastikan setiap penumpang merasa nyaman dalam tujuan penerbangan yang lebih jauh. Oleh karena itu kami menyediakan kursi-kursi kelas Ekonomi yang baru bisa disediakan oleh maskapai-maskapai lain untuk penumpang kelas Ekonomi Premium. Kelas Bisnis kami pun dijuluki ‘mini First class’ oleh para pelanggan kami. Kami juga merancang ulang layanan dalam pesawat sehingga mampu mengurangi jetlag,” tambahnya.

Alan Joyce menerangkan bahwa rute langsung ini diyakini mampu menarik wisatawan-wisatawan Eropa yang menginginkan jalur nonstop ke Australia, dan juga memberi dampak positif terhadap pariwisata di mana wisatawan-wisatawan Australia berkumpul di Perth untuk terbang ke London. Akan dibukanya rute panjang ini tentu saja juga merupakan angin segar bagi para Warga Negara Indonesia (WNI) yang bermukim di Perth maupun London. Rute ini memungkinkan para WNI untuk melakukan perjalanan wisata maupun bisnis hanya dengan sekali penerbangan tanpa banyak membuang waktu transit.

Tiket penerbangan Perth-London akan mulai dijual di April 2017 untuk penerbangan-penerbangan perdana di Maret 2018. Armada-armada Boeing 787-9 Dreamliners yang digunakan untuk penerbangan ini akan membawa 236 penumpang di kelas Bisnis, Ekonomi Premium, dan Ekonomi.