TOP

Satu Tahun Kunjungi 22 Negara

Jika umumnya orang Indonesia jalan-jalan maksimum dua minggu karena terbentur cuti dan masalah biaya, lain halnya dengan Trinity, Travel Writer ini jalan-jalan selama setahun penuh dengan mengunjungi 22 negara pada Oktober 2012 hingga Oktober 2013. Kisah perjalanannya ini dituangkan dalam buku terbarunya yang berjudul The Naked Traveler: 1 Year Round-the-World Trip. Karena ceritanya panjang, maka buku ini terbagi dua; Part 1 dan Part 2, yang akan terbit sekaligus pada waktu yang sama pada 9 September 2014 di Gramedia Grand Indonesia Jakarta.

Kedua buku ini merupakan buku ke-10 dan ke-11 yang ditulis Trinity, termasuk dalam seri ke-5 seri The Naked Traveler. “Naked sendiri sebenarnya adalah plesetan dari kata nekad, karena meskipun tiap kali pergi saya merencanakan semuanya sematang mungkin, tetap saja terbesit “gimana di sana lah ntar” di dalam benak. Yang penting traveling dulu!” ujar Trinity. Secara filosofis, ia menyuguhkan tulisan perjalanan yang apa adanya dalam setiap bukunya tanpa ada yang ditutup-tutupi.

Di buku The Naked Traveler: 1 Year Round-the-World Trip Part 1 pembaca akan diajak jalan-jalan keliling Eropa, Brasil, Cile, Peru, dan Ekuador. Mulai dari mengunjungi negara baru bernama Republik Uzupis, menangis di kamp konsentrasi Nazi di Auschwitz, menginap di penjara tua di Ljulbljana, mendaki kota Inca yang hilang di Machu Picchu, memancing ikan piranha di Sungai Amazon, hingga berenang bersama ratusan singa laut di Galapagos.

Sementara part keduanya menceritakan penyusupan ke pusat kartel Kolombia, nyekar ke makam Che Guevara di Kuba, bertamu ke rumah Bob Marley di Jamaika, menyelami gua suku Maya di Meksiko, hingga meluncur di air terjun di Guatemala. Selain petualangan Trinity ke tempat-tempat yang eksotis itu, pembaca juga akan disuguhi berbagai cerita yang mengharu biru. Dalam satu tahun, menginap di berbagai hostel dan naik bus dengan bermacam kondisi, dipaksa cepat beradaptasi dengan bahasa yang asing di telinga, dan mengatur menu makan sehemat mungkin, tentu bukan perkara yang mudah. Namun, bukan Trinity namanya kalau tak berhasil mengubah situasi sulit jadi penuh gelak tawa.

“Selama perjalanan Peru adalah negara terfavorit, sektor pariwisata di negara tersebut benar-benar sudah maju, informasinya juga jelas, bahkan di beberapa tempat bersejarah informasi mengenai panduannya dapat diunduh secara gratis. Namun Kolombia adalah negara yang mampu membuat saya shock, penasaran kenapa? Langsung baca The Naked Traveler: 1 Year Round-the-World Trip,” kata Trinity.