TOP

Selalu Ada Alasan untuk Kembali ke Vietnam

Vietnam tak pernah bosan untuk dikunjungi. Anda yang sudah menginjakkan kaki di Ho Chi Minh City, Hanoi, dan Ha Long Bay, kini punya pilihan destinasi menarik lainnya untuk dikunjungi. Beberapa nama mencuat ke permukaan dan mencuri perhatian karena kecantikan alamnya. Mari masuki kembali negeri permai ini karena selalu ada alasan untuk kembali ke Vietnam.

Ninh Binh

Ninh Binh adalah salah satu provinsi di utara Vietnam. Ada satu kota mungil yang seketika terangkat pamornya begitu panoramanya dibidik kamera dalam film Kong: Skull Island (2017). Di film tersebut kita melihat pemandangan bukit-bukit karst yang menjulang tinggi berdampingan dengan pematang sawah yang membentang luas. Di tengahnya dialiri Sungai Ngo Dong. Tertarik untuk menikmati pemandangan asri tersebut? Bisa melaju ke Tam Coc yang berlokasi 90 kilometer di selatan Hanoi. Dari Ninh Binh butuh tujuh kilometer lagi untuk mencapainya. Tam Coc mengingatkan akan Ha Long Bay, tapi orang-orang menyebutnya sebagai La Halong Bay on Land karena posisinya berada di daratan dan diapit oleh areal persawahan. Cara terbaik untuk menikmati Tam Coc dengan menyewa sampan untuk menyurusi Sungai Ngo Dong. Tam Coc sendiri berarti tiga gua yang terbentuk sepanjang Sungai Ngo Dong, sekitar tiga kilometer dari Dermaga Van Lam. Gua-gua ini adalah Hang Ca, Hang Giua, dan Hang Chateau. Bukan tipikal gua pada umumnya karena tidak memiliki fondasi akibat erosi pada bebatuan. Sehingga bagian bawahnya kini dialiri air sungai, dengan begitu kita bisa menyusurinya tanpa perlu turun dari sampan.

Jika mengambil tur sampan, ada tiga gua yang akan dilewati. Gua Hang Ca adalah gua yang biasa didatangi pertama kali. Memiliki panjang 127 meter dengan lebar hanya 20 meter, tinggi mencapai dua meter. Gua kedua adalah Hang Giua yang lebih panjang dan lebar dibanding Hang Ca. Dengan panjang satu kilometer dan lebar 70 meter. Yang terakhir adalah Hang Cuoi yang lebih kecil dibanding yang lain, dengan ukuran hanya selebar 45 meter saja. Karena seluruh aktivitas tur dilakukan di ruang terbuka, disarankan untuk membawa topi, kacamata hitam, dan jangan lupa membalur krim tabir surya. Siapkan juga minuman dan kudapan untuk dikonsumsi sepanjang perjalanan.

Sapa

Sapa juga memiliki pemandangan yang dramatis. Wisatawan memilih Sapa sebagai destinasi untuk trekking dengan pemandangan alam pegunungan dan persawahan. Sapa terletak di Provinsi Lào Cai di barat laut Vietnam. Untuk mencapainya ada dua opsi. Bisa dengan naik kereta api selama delapan jam dari Hanoi, kemudian dilanjutkan dengan naik bus dari Stasiun Lào Cai ke Kota Sapa. Atau bisa juga dengan naik bus selama delapan jam untuk tiba di Sapa.

Ada beberapa pilihan aktivitas dan tur yang bisa dipilih. Dari kegiatan yang santai hingga yang ekstrem. Satu perjalanan yang berkesan adalah mengikuti tur mengelilingi pematang sawah yang kita ketahui Sapa memiliki bentuk yang unik. Di sini kita bisa melihat sekeliling pematang sawah dalam berbagai ukuran dan bertingkat-tingkat, termasuk air terjun mini. Melalui tur ini juga kita bisa bertemu langsung dengan budaya orang Hmong dan Dzao yang merupakan kaum minoritas yang sudah lama menetap di sini. Tur sejenis ini biasanya memakan waktu tiga hari dan dua malam. Untuk penginapannya sendiri kita diajak menginap di rumah-rumah penduduk sekalian berinteraksi dengan penduduk lokal. Untuk paket tur dimulai dari harga Rp 400.000, Anda bisa melakukan reservasi melalui situs resmi tur atau bisa langsung memesan di tempat, tapi jangan di hari keberangkatan. Sebagai saran, jangan terlalu banyak membawa barang, kenakan sepatu atau sandal gunung, juga siapkan jaket dan syal karena Sapa memiliki hawa sejuk ke dingin.

Da Nang

Da Nang adalah kota ketiga terbesar di Vietnam setelah Ho Chi Minh City dan Hanoi. Karena terletak di tengah-tengah dan juga memiliki bandar udara internasional menjadikan Da Nang sebagai kota penghubung untuk menghampiri kota antik Hue dan Hoi An. Namun Da Nang juga menawarkan pesona tersendiri yang sayang untuk dilewatkan. Da Nang bisa ditempuh menggunakan pesawat domestik, baik dari Ho Chi Minh City dan Hanoi. Yang menjadi keunggulan Da Nang adalah objek wisata pantai. Da Nang memiliki tiga area utama. Di bagian selatan terdapat Pantai Pham van Dong, Pantai My Khe, Pantai Bac My An, dan Pantai Non Nuoc. Di area Son Tra terdapat Bai But, Bai Rang, Bai Nam, Bai Con, Bai Bacang Tien Sa. Yang terakhir di utara memiliki Pantai Xuan Thieu dan Thanh Binh.

Saksikan juga kecantikan Da Nang di malam hari dengan melewati Dragon Bridge yang membelah Sungai Hàn. Dragon Bridge yang panjangnya 666 meter dengan lebar 37,5 meter ini memiliki enam jalur untuk lalu lintas. Dioperasikan pertama kali pada 29 Maret 2013 menjadi salah satu bangunan ikonik di Kota Da Nang. Dinamakan Dragon Bridge karena didesain serupa naga. Catat setiap Sabtu dan Minggu jam 9 malam jembatan ini akan mengeluarkan api dan air. Cara terbaik untuk menikmati pariwisata di Da Nang dengan menyewa sepeda motor. Karena sebagian besarnya jalannya sudah diaspal, juga lebar serta tidak terlalu padat dengan kendaraan, berbeda dengan lalu lintas di Ho Chi Minh City dan Hanoi.

Da Lat

Da Lat merupakan ibu kota dari Provinsi Lâm Đồng. Berlokasi 1.500 meter di atas permukaan laut dari Dataran Langbian di bagian selatan dari Pegunungan Central. Da Lat cukup nyaman untuk dikunjungi dari Ho Chi Minh City dengan menggunakan bus selama beberapa jam saja. Dengan temperatur yang cukup sejuk, membuat daerah ini cocok dikembangkan untuk perkebunan dan bunga. Dulunya Da Lat menjadi basis orang Prancis yang membangun vila karena udaranya yang sejuk, berbanding terbalik dengan Saigon saat itu, sekarang Ho Chi Minh City. Da Lat dikelilingi oleh pohon-pohon pinus, perbukitan, danau-danau cantik termasuk air terjun.

Ada beberapa air terjun di kota ini, seperti Elephant Falls, Datanla Falls, Prenn Falls, dan Cham Ly Waterfall. Elephant Falls adalah yang paling dicari. Hanya butuh satu jam perjalanan dari pusat kota Da Lat. Di sini terdapat banyak titik untuk melihat air terjunnya. Walau tak terlalu ekstrem treknya, tapi sebaiknya gunakan sepatu atau sandal gunung agar lebih nyaman ketika ingin mengeksplorasinya. Konon Elephant Falls dinamakan demikian karena bentuknya serupa gajah.

Phú Quốc

Phú Quốc merupakan kepulauan terbesar di Vietnam yang menjadi bagian dari Provinsi Kiên Giang. Sebagai negeri pesisir menjadikan wilayah ini menjagokan wisata baharinya. Sao Beach adalah salah satu pantai terbaik yang dimiliki Phú Quốc. Ia diakui kecantikannya karena memiliki hamparan pasir putih yang lembut, warna air biru dan tosqa yang cemerlang, dan tentu saja dengan latar pohon-pohon kelapa.

Phú Quốc akan menjadi lokasi terbaru dari Wyndham Garden Phu Quoc yang merupakan bagian dari Wyndham Hotel Group. Properti ini direncakan akan selesai dibangun tahun 2020 mendatang. Tentu saja kehadiran Wyndham Garden Phu Quoc akan menambah porfolio industri perhotelan di Vietnam. Hal ini juga dibarengi dengan pembukaan Wyndham Legend Halong Bay juga Wyndham Soleil Danang pada 2018 yang akan datang. Wyndham Garden Phu Quoc berlokasi di Duong To yang tentu saja akan memudahkan akses para tamunya untuk mengunjungi Bai Truong, salah satu pantai terpanjang di pulau tersebut. Dari Phu Quoc International Airport resor ini hanya membutuhkan delapan menit perjalanan. Kemudian hanya butuh 12 menit untuk menghampiri Kota Duong Dong yang merupakan area kuliner dan kerajinan suvenir. Wyndham Garden Phu Quoc akan didesain ala natural dengan suasana asri dengan menggunakan material-material yang ramah lingkungan.