Maroko Rencana Buka Perbatasan Juli Ini
Satu per satu negara mulai melonggarkan pembatasan perjalanan dan siap menyambut kembali para pendatang. Maroko akan membuka kembali perbatasan darat, udara, dan laut Juli ini, menyusul berakhirnya masa darurat nasional pada 10 Juli mendatang. Setelah berbulan-bulan berada dalam pembatasan ruang gerak dan aktivitas demi meminimalkan angka kasus Covid-19, Maroko secara strategis berupaya menata kembali sektor sosial dan ekonomi, serta membuka kembali akses perjalanan domestik dan internasional.
Langkah Maroko untuk menerima kembali pengunjung asing diambil berdasarkan keputusan Uni Eropa yang menerima kembali pengunjung asing dari sejumlah negara dengan kriteria tertentu, salah satunya adalah Maroko. Negara beribu kota Rabat ini dinilai berhasil menekan penyebaran Covid-10 secara proaktif dan efektif, di mana jumlah kasus yang terkonfirmasi relatif rendah dan memegang rekor sebagai salah satu negara dengan tingkat kematian terendah di dunia.
Saat ini pemerintah Maroko belum merilis tanggal resmi pembukaan kembali jalur perbatasan atau negara mana yang akan mendapatkan otorisasi perjalanan. Saat ini Maroko masih menerapkan aturan tegas mengenai pergerakan warganya, seperti warga di Zona 1 dapat melakukan perjalanan ke kota-kota lain yang juga diklasifikasi sebagai Zona 1 dan tidak memerlukan izin untuk keluar rumah. Sementara mereka yang tinggal di Zona 2 masih dikarantina dan hanya boleh keluar untuk kebutuhan penting saja.