TOP

Belanja dan Makan Enak di Pasar Beringharjo

Berada di Jalan Maryo Mulyo, Pasar Beringharjo menjadi sentra untuk membeli oleh-oleh atau sekadar menikmati suasana pasar. Lokasinya tidak jauh dari Benteng Vredeburg, yang awalnya berupa kawasan hutan beringin sebelum beralih fungsi pada 1758 sebagai tempat transaksi ekonomi warga Yogyakarta dan sekitarnya.

Kini, pengunjung yang datang kemari untuk menikmati jajanan pasar di bagian depan dan belakang bangunan pasar, selain membeli suvenir, mulai dari koleksi batik yang masih berbentuk kain hingga yang sudah dibuat baju, sutra, blangkon, sandal, tas, dan aneka aksesori. Melangkah ke lantai dua, jangan heran bila mencium arona rempah-rempah, karena tempat tersebut merupakan sentra penjualan bahan dasar jamu Jawa. Bagi yang gemar mengoleksi barang-barang antik, dapat langsung menuju lantai tiga yang menjual berbagai benda lawas.

Jajanan Pinggir Jalan

Sekitaran Pasar Beringharjo berjajar makanan khas yang menarik dari segi penyajian dan keramahan penjaja yang menawarkan. Inilah beberapa kuliner yang mesti dicicipi.

  • Es Dawet Mbah Hari

Buka dari pukul 09:00 hingga 15:00, es dawet ini berisi cendol, cincau hijau, potongan nangka yang diguyur santan, dan air gula merah.

  • Sate Kere

Sate kere terbuat dari lemak sapi yang diberi bumbu dan kecap, dijual seharga Rp3.000 per tusuk. Sate kere biasanya buka sekitar pukul 08:00 hingga 15:30.

  • Burung Puyuh Bacem Bu Marzuki

Diolah sama seperti tahu atau tempe bacem, burung puyuh bacem juga memiliki cita rasa yang sama dengan hidangan bacem lainnya. Lokasi Burung Puyuh Bacem Bu Marzuki berada dekat pintu selatan Pasar Beringharjo, yang juga menjual burung puyuh asin.

  • Sup Kembang Tahu

Makanan khas Yogyakarta ini memang hanya ditemukan di Kuliner Metro Pasar Beringharjo lantai 2, mulai pukul 10:00 hingga 16:00. Isian supnya terdiri dari potongan kentang, wortel, dan rolade yang bentuknya dibuat seperti bunga pohon waru, kemudian disiram kuah kaldu.