TOP

Dua Tahun Lagi Ada LRT di Bali

Sebagai destinasi favorit bagi pelancong domestik juga mancanegara, Bali sudah mumpuni dari segi infrastruktur, kecuali terbatasnya sarana transportasi publik yang bersifat massal. Kabar terkini melaporkan bahwa Bali akan memiliki moda transportasi kereta cepat ringan atau Light Rapit Transit (LRT) dalam kurun waktu dua tahun lagi.

Proyek ambisius yang akan memakan bujet hingga 400 juta dolar Amerika tersebut akan menghubungkan jalan dari Kuta menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai sepanjang 4,75 kilometer. Selanjutnya, rute ini akan terhubung hingga Singapadu dan Ubud hingga sejauh 30 kilometer.

Ada dua alternatif jalur dalam proyek ini, yakni di bawah tanah dan di atas, hal ini tergantung upaya pembebasan lahan untuk kebutuhan pembangunan trek. Pembangunan LRT tentunya bertujuan untuk mengurai kemacetan di sekitar bandara, selain untuk mengakomodir pergerakan penumpang menggunakan moda transportasi terbaik, dengan tingginya tingkat keamanan dan kenyamanan.