Singapura Rencana Buka Gelembung Perjalanan Udara dengan Hong Kong
Singapura dan Hong Kong diharapkan untuk memulai pembicaraan mengenai kemungkinan membangun gelembung perjalanan. Gelembung perjalanan adalah perjanjian eksklusif antar negara atau wilayah yang telah menunjukkan keberhasilan dalam mengatasi Covid-19 di wilayah masing-masing. Negara-negara ini kemudian membuka kembali perbatasan di antara mereka, yang memungkinkan warga negara kedua belah pihak bepergian bebas tanpa harus menjalani karantina selama 14 hari.
Dilansir dari Channel News Asia (CNA), Menteri Transportasi Singapura, Ong Ye Kung menjelaskan rencana membangkitkan kembali sektor penerbangan Singapura untuk menciptakan lebih banyak jalur hijau dan menegosiasikan gelembung perjalanan udara ke negara-negara dengan tingkat infeksi Covid-19 rendah.
Ong juga menyampaikan bahwa Hong Kong mengumumkan rencana untuk membangun gelembung perjalanan udara dengan beberapa negara, termasuk Singapura. Walau Singapura menciptakan gelembung perjalanan udara dengan negara yang aman, tapi tetap menerapkan aturan pembatasan kuota pengunjung per hari dan memastikan mereka mematuhi protokol yang berlaku.
Ong juga menambahkan mengenai rencana gelembung perjalanan udara ditujukan bagi pelancong umum dan tidak memiliki persyaratan ketat. Nantinya, para pelancong diwajibkan mengajukan izin perjalanan udara sebelum berangkat, sehingga memungkinkan otoritas Singapura mempersiapkan diri saat kedatangan, seperti mesti mengurangi kuota kunjungan jika situasi tidak aman atau ada peningkatan kasus Covid-19 secara signifikan.