Tak Ada Festival Sakura Tahun Ini
Mendekati musim semi, berarti waktunya momen cherry blossom atau bunga sakura yang bermekaran. Di Jepang, momen ini dirayakan dengan sejumlah festival unik yang menarik warga lokal juga wisatawan untuk mengunjungi taman-taman cantik dan melakoni hanami, piknik menyambut datangnya musim semi dan sakura yang mekar.
Dengan isu virus corona yang kian menyebar di sejumlah titik di Jepang, mengakibatkan berbagai penyelenggaraan festival sakura terpaksa dibatalkan. Berlangsung sekitar April, perayaan tradisional yang meramaikan kota Tokyo dan Osaka ini batal dilaksanakan demi menjaga keamanan dan kesehatan banyak pihak dengan menghindari pertemuan di acara berskala besar.
Destinasi Favorit Tidak Beroperasi

Tak hanya membatalkan berbagai perhelatan penting, Jepang juga menutup sejumlah destinasi favorit wisatawan dalam jangka waktu beberapa minggu. Museum Ghibli yang populer dengan koleksi karya animator Hayao Miyazaki, ditutup sementara sejak 26 Februari hingga 17 Maret 2020 karena merebaknya wabah virus corona. Selain mengumumkan penutupan sementara di laman resmi Museum Ghibli, pihak museum juga meminta maaf kepada pengunjung dan menawarkan pengembalian uang tiket yang sudah dibeli untuk jadwal kunjungan Februari dan Maret 2020.
Tokyo Disneyland dan DisneySea ditutup mulai 28 Februari 2020 dan direncanakan akan buka kembali pada 16 Maret 2020. Namun, pihak pengelola tetap akan mempertimbangkan kembali hal tersebut dengan melihat kondisi lingkungan Jepang saat itu. Pengelola juga akan terus berkonsultasi dengan lembaga resmi yang bersangkutan. Hal ini juga berlaku untuk Universal Studios Osaka dan The Legoland Japan yang turut ditutup sejak 29 Februari hingga 15 Maret 2020.