Wajah Baru Hyatt Regency Bali
Pasca renovasi selama lima tahun, akhirnya Bali Hyatt sudah dapat dinikmati para tamunya sejak 20 Desember 2018. Tak hanya hadir dengan tampilan baru, Bali Hyatt juga memperkenalkan nama baru, yakni Hyatt Regency Bali yang dulunya identik sebagai kawasan hotel yang hijau dengan arsitektur khas Indonesia yang sudah berdiri sejak 1973. Wajah baru Hyatt Regency Bali kini menawarkan estetika klasik yang muktahir dari Pulau Bali, dengan desain dan fasilitas bergaya kontemporer.
Tampilan baru ini bukan berarti membuat Hyatt Regency Bali meninggalkan budaya lokal, tapi dilakukan penambahan aksen lain sebagai variasi, seperti interior khas Jepang yang dapat terlihat dari hiasan dinding bambu dan Japanese paper chandelier yang dapat ditemui saat memasuki area spa. Renovasi yang signifikan ini tentu saja dilakukan untuk menarik pasar wisatawan muda yang dinamis, yang menyasar destinasi dan area menginap sekitaran Sanur. Zulki Othman selaku General Manager mengungkapkan, “Kami bangga bisa memperkenalkan identitas Hyatt Regency Bali yang baru kepada para tamu. Dengan pengembangan struktur dan fasilitas hotel ini, kami antusias menyambut pengunjung baru dan tamu setia Hyatt yang menginginkan modernisasi akan kemewahan desain dan estetika Bali.”

Kamar dan Suite
Hotel yang menghadap pantai seluas 500 meter ini memberi kenyamanan dengan tampilan gaya klasik Bali melalui penggunaan ubin terakota, jajaran patung, dan chandelier yang memberi kesan mewah. Terdiri dari 363 kamar yang masing-masing seluas 27-81 meter persegi, yang menyertakan balkon pribadi dengan pemandangan taman asri atau Samudra Hindia.
Selain kamar tamu, tersedia juga 39 suite dengan satu kamar tidur dan balkon seluas 70 meter persegi, ideal untuk ditempati tamu keluarga atau wisatawan yang datang dalam jumlah besar. Suite ini memiliki ruang tamu yang terpisah dan dapat difungsikan sebagai tempat tidur tambahan, termasuk ketersediaan ruang hias tambahan dengan shower. Bagi tamu yang memilih menginap di suite, berkesempatan mendapatkan akses ke Regency Club Lounge yang menawarkan concierge pribadi, sarapan gratis, makanan ringan sepanjang hari, koktail dan canapes di malam hari.

Layanan dan Fasilitas
Tak hanya memikirkan perkara desain dan tampilan bangunan, Hyatt Regency Bali juga menyiapkan tiga area makan dan minum yang berkonsep open-air, dengan sajian kuliner autentik, penggunaan bahan-bahan lokal dan organik, serta harga yang bersaing. Konsep eco-living juga dikembangkan properti ini dengan menghindari penggunaan sedotan kertas, serta memilih cangkir kopi dan tas dari ampas tebu yang mudah didaur ulang.
Para tamu dapat menikmati sarapan prasmanan setiap pagi di Restoran Omang-Omang yang juga menyajikan aneka makanan laut dan daging panggang sebagai menu makan malam. Pizzaria menjadi pilihan restoran berikutnya, yang menawarkan menu Italia, bersanding dengan pemdangan Pantai Sanur yang dikenal kecantikannya saat mentari terbit. Ada juga Piano Lounge yang menjadi pilihan terbaik untuk menikmati afternoon tea sambil diiringi musik rindik khas Bali serta permainan piano.
Wajah baru Hyatt Regency Bali juga memperkenalkan area Children’s Pool dengan kedalaman 0.49 meter yang aman bagi tamu anak, di mana mereka dapat menikmati Lap Pool dan Main Pool yang dikelilingi taman bugenvil dan ukiran replika Goa Gajah dari batuan vulkanik. Sedangkan bagi mereka yang mencari relaksasi, dapat mengunjungi kompleks wellness yang dibuat open-air di Shankha Spa yang memiliki 10 spa suite, dengan spa mini di tiap ruangannya. Tersedia juga outdoor whirpool bagi tamu yang ingin menikmati aquatic massage di sela perawatan. Shankha Spa rencana dibuka pada kuartal pertama 2019, bersamaan dengan Camp Hyatt yang menyajikan outdoor dan indoor playground dengan berbagai pilihan permainan.